<![CDATA[PENERBIT ALRELANCEGIS - BERITA]]>Thu, 21 May 2026 19:51:52 -0700Weebly<![CDATA[Pascasarjana IAKN Kupang Gelar Pengabdian kepada Masyarakat bagi Pengajar GMIT Klasis Belu]]>Wed, 20 May 2026 02:11:44 GMThttp://www.penerbitalrelancegis.com/berita/pascasarjana-iakn-kupang-gelar-pengabdian-kepada-masyarakat-bagi-pengajar-gmit-klasis-belu

Atambua, 6 Mei 2026
– Program Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di wilayah GMIT Klasis Belu pada tanggal 4–6 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Serba Guna Jemaat GMIT Polycarpus Atambua dan diikuti oleh 45 peserta yang merupakan para pengajar jemaat dari 10 jemaat di lingkungan GMIT Klasis Belu.
Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pengajar jemaat dalam menjalankan tugas pelayanan pendidikan Kristen, khususnya dalam pengajaran kepada anak dan remaja di gereja.
​Tim PkM Pascasarjana IAKN Kupang dipimpin oleh Dr. Daud Saleh Luji, M.Pd., M.Th. selaku ketua tim, dengan anggota Dr. Hemi D. Bara Pa, M.P.K., Maya Djawa, Ph.D., serta Aprilianus Laiskodat, mahasiswa Program Magister.
Acara diawali dengan laporan ketua tim, dilanjutkan dengan sambutan Wakil Direktur Pascasarjana IAKN Kupang. Ketua Majelis Klasis Belu kemudian menyampaikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan. Setelah doa pembukaan dan sesi foto bersama, para peserta mengikuti rangkaian materi yang telah disiapkan.

​Materi pertama disampaikan oleh Maya Djawa, Ph.D., M.Pd.K., dengan topik “Tugas dan Fungsi Jabatan Pengajar di GMIT”. Sesi ini dimoderatori oleh Pdt. Mery Nitbani, S.Th. Dalam pemaparannya, Maya menekankan pentingnya peran pengajar sebagai pelayan firman yang bertanggung jawab membentuk iman warga jemaat. Materi ini dilanjutkan dengan diskusi dan pendalaman sesuai dengan konteks pelayanan masing-masing peserta.
Materi kedua dibawakan oleh Dr. Hemi D. Bara Pa, M.P.K., dengan topik “Metode Mengajar bagi Anak dan Remaja”. Moderator dalam sesi ini adalah Pdt. Para Manggi Uly, S.Th., selaku Ketua Majelis Klasis Belu. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami pendekatan pembelajaran berbasis afektif yang menekankan pembentukan sikap dan karakter peserta didik.
Sementara itu, materi ketiga disampaikan oleh Dr. Daud Saleh Luji, M.Pd., M.Th., dengan topik “Teori dan Teknik Dasar Panggung Boneka untuk Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Jemaat.” Selain teori, peserta juga mengikuti pelatihan desain cerita, praktik penggunaan panggung boneka, dan simulasi kelompok untuk mengembangkan media pembelajaran kreatif bagi anak-anak Sekolah Minggu.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara Pascasarjana IAKN Kupang dan GMIT Klasis Belu. Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Direktur Pascasarjana IAKN Kupang bersama Ketua Majelis Klasis Belu sebagai bentuk komitmen kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ditutup secara resmi oleh Ketua Majelis Jemaat GMIT Polycarpus Atambua, Pdt. Mery Nitbani, S.Th., selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pascasarjana IAKN Kupang dalam memperlengkapi para pengajar jemaat untuk melayani secara lebih kreatif dan efektif.
Melalui kegiatan ini, Pascasarjana IAKN Kupang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan mutu pelayanan gereja melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para pengajar yang berperan strategis dalam pembinaan iman generasi muda gereja.
]]>